
Pada tahun 2012 ini, Bio Farma meningkatkan visi untuk mewujudkan diri sebagai perusahaan yang kelas dunia, yaitu “Menjadi produsen vaksin dan antisera kelas dunia yang berdaya saing global”. Untuk mewujudkan perubahan visi tersebut, salahsatunya perusahaan mulai mengimplementasikan ISO 26000 : 2010 guidelines for Corporate Social Responsibility (CSR).
CSR Bio Farma berada di bawah Direktorat SDM, sesuai dengan ISO 26000, yang memiliki 7 prinsip dasar, Kegiatan CSR Bio Farma dengan visinya yaitu “menjadikan lingkungan masyarakat yang mandiri dan berkualitas” juga melaksanakan kegiatan melalui 7 pilar sebagai berikut :
1. Kesehatan
Bidang Kesehatan diantaranya melakukan pengasapan (fogging) di beberapa daerah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat dan sekolah sekolah. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan membasmi jentik nyamuk penyebab demam berdarah dan memberikan kenyamanan pada masyarakat setempat.
Selain itu Bio Farma juga melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan penyuluhan PHBS di beberapa daerah dan sekolah di Bandung dengan tujuan meringankan beban warga yang kurang mampu dan juga memberikan pengetahuan tentang cara hidup sehat.
2. Agama
Dalam Bidang Agama, salah satunya Bio Farma mengadakan kegiatan sunatan massal dan pengajian. Kegiatan Sunatan massal sendiri diadakan di daerah Banjaran, Bandung Selatan dengan tujuan meringankan beban warga yang kurang mampu dan juga meningkatkan kesehatan. Sementara kegiatan pengajian diadakan di daerah bantaran sungai Cikapundung dengan tujuan meningkatkan ketakwaan dilingkungan masyarakat agar tercapai kehidupan yang harmonis.
3. Pendidikan
Bidang Pendidikan yang Bio Farma selenggarakan diantaranya Road show, Penghijauan dan sosialisasi tentang vaksin yang diadakan di beberapa daerah di wilayah Jawa Barat, seperti daerah Kuningan,Cirebon,Sukabumi dengan tujuan masyarakat lebih paham mengenai vaksin dan pentingnya menjaga menjaga kesehatan.
Selain itu juga dalam kegiatan kali ini, Bio Farma juga melibatkan karyawan dan masyarakat sekitar untuk pelatihan-pelatihan mengenai Penanggulangan Kebakaran, Tanggap Bencana Alam, Kewirausahaan dan juga Pelatihan Kerajinan Tangan dari bahan daur ulang. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan dan menggali potensi pengetahuan dan keterampilan masyarakat.
4. Usaha
Kegiatan yang dilakukan Bidang Usaha, yakni dengan mengadakan beberapa kegiatan Pelatihan diantaranya Pelatihan Kewirausahaan Budi Daya Jamur Tiram, Pelatihan Kewirausahaan Pembuatan Telur Asin, dan Pelatihan Kewirausahaan Pembenihan Bibit Tanaman dengan tujuan meningkatkan potensi masyarakat dalam bidang usaha, memberikan pemahaman-pemahaman tentang cara membangun sebuah usaha dan bagai cara mengelola sebuah usaha itu sendiri.
5. Lingkungan
Kegiatan CSR dalam Bidang Lingkungan yang telah Bio Farma selenggarakan diantaranya Penanaman pohon dilahan lahan kritis, Penyuluhan penghijauan kepada anak-anak sekolah dasar dan Pemberian bibit pohon kepada para tamu kunjungan dari sekolah sekolah dengan tujuan menjaga keseimbangan ekosistem di bumi dan juga pencegahan pemanasah global.

6. Seni Budaya
CSR yang dilakukan Bio Frma dalam Bidang Seni Budaya diantaranya kegiatan Pentas seni dan budaya yang dilakukan di beberapa tempat seperti di lokasi car free day, Kemenkes Jakarta dalam Acara Forum Kesehatan Seluruh Indonesia ; juga di sela-sela makan siang karyawan untuk meningkatkan produktivitas dan semangat kerja, Acara-acara kunjungan di Bio Farma dan Pembinaan terhadap beberapa kelompok seni yang ada di daerah Bandung. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan melestarikan seni budaya daerah yang merupakan aset bangsa.
7. Olahraga
Dalam kegiatan CSR Bidang Olahraga, Bio Farma telah memfasilitasi beberapa kegiatan olahraga diantarnya Futsal, Tenis Meja dan Bulu Tangkis yang diadakan di lingkungan kantor dan juga di tempat-tempat olahraga lain. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengangkat potensi olaragawan/olaragawati di lingkungan masyarakat melalui berbagai kegiatan olahraga tersebut.
Bio Farma menyadari bahwa seluruh stakeholder baik di lingkungan perusahaan maupun masyarakat, harus memiliki kesadaran mengenai pentingnya perilaku sosial yang bertanggung jawab dan berkontribusi pada pembangunan nasional, melalui aktivitas program CSR yang berpedoman dari ISO 26000 CSR, diharapkan kinerja perusahaan dapat berkesinambungan dengan lingkungan sekitar. Sebab kinerja Bio Farma memiliki berbagai dampak bagi masyarakat dan lingkungan, sehingga harus mempertimbangkan dampak tersebut dari sisi ekonomi, sosial, lingkungan, hukum, budaya, politik, Hak Asasi Manusia (HAM), organisasi, serta konsisten terhadap berbagai regulasi atau norma yang dianut dunia internasional.
Setidaknya ungkapan dari Matthew Kiernan, tentang harapannya untuk masa depan bumi “ “Setidaknya 75% dari potensi pemecahan masalah sosial dan lingkungan di dunia ini akan datang dari perusahaan-perusahaan.” Dapat dicapai, sisanya dilakukan oleh masyarakat.





